Selasa, 06 Mei 2008

WARGA OKI RESAH AKIBAT PERAMPOKAN

Kayuagung (Torang), Besarnya tindak Kriminalitas didalam wilayah Hukum Kepolisian Resort (Polres) OKI membuat warga tiga Desa di Kecamatan Teluk Gelam, Lempuing, dan Mesuji resah. Ketiga Desa itu antara lain, Desa Bumi Harapan (SP II) Kecamatan Teluk Gelam, Desa Bambu Kuning Kecamatan Lempuing, dan beberapa Desa yang ada di Kecamatan Mesuji.

Menurut warga Desa Bumi Harapan, Bangun Suparman yang merupakan salah satu korban perampokan mengatakan bahwa kawanan perampok menggunakan senjata api yang laras pendek dan golok. Akibat dari perampokan tersebut, membuat dirinya kehilangan uang sejumlah Rp 5 juta, serta beberapa barang lainnya.

Suparman menuturkan Lebih jauh bahwa disaat kejadian itu dirinya dan keluarga tengah tertidur lelap. Diluar terdengar ada gedoran pintu, namun mereka tetap meneruskan tidurnya. Karena tidak digubrisnya gedoran tersebut, membuat perampok mendobrak pintu depan dengan kayu balok ukuran 6x12 meter, Sehingga pintu menjadi jebol.

Saat berada didalam rumah dengan beringas para perampok langsung menanyakan simpanan uang. Karena dirinya tetap mempertahankan hartanya, para perampok menghajarnya habis-habisan. Dia dipukuli dan diinjak-injak. “perbuatan para perampok tersebut dilakukan persis didepan anak istri saya,” jelas Bangun.

Tentang terjadinya peristiwa perampokan tersebut, Kepala Desa Bumi Harapan (SP II) Siswanto ketika di konfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.Para gerombolan perampok tersebut bahkan sampai melepaskan tembakan keatas, sehingga membuat Harja ketakutan. Dia mengalami kerugian senilai Rp 25 juta.

Sepanjang catatan dan hasil investigasi dibeberapa wilayah hukum Polres OKI sedikitnya 5 kasus yang belum terungkap. Seperti kasus perampokan terhadap Nuri Iswandi, Sekretaris desa Sumber Baru (Desa C1), Hidayat (PLS) dan salah seorang Pengawas Sekolah Dasar Warsini telah menjadi korban perampokan yang dikuras harta bendanya. (Tim/03)

Tidak ada komentar: